ABRI Masuk Desa (AMD)
Pelaksanaan pertama program AMD di Kerinci membangun ruas jalan strategis penghubung kecamatan Linge–Isaq, sebagai tonggak kemanunggalan TNI-Rakyat.
Komando Distrik Militer Kerinci memiliki perjalanan panjang sebagai satuan teritorial TNI Angkatan Darat di wilayah pegunungan tengah Provinsi Aceh. Berdiri sejak tahun 1964 sebagai bagian dari penataan organisasi TNI AD di kawasan Sumatera, satuan ini terus berkembang seiring dinamika wilayah dan tuntutan tugas.
Sepanjang sejarahnya, Komando Distrik Militer Kerinci menjadi saksi sekaligus pelaku dalam berbagai fase pembangunan nasional di Kerinci — mulai dari masa pembangunan awal Republik, periode penanganan konflik di Aceh, hingga era rehabilitasi dan rekonstruksi pasca-perdamaian MoU Helsinki tahun 2005. Dalam setiap fase, prajurit Komando Distrik Militer Kerinci hadir di tengah-tengah masyarakat, menunjukkan kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Hari ini, Komando Distrik Militer Kerinci berdiri kokoh sebagai satuan profesional yang tidak hanya menjaga stabilitas wilayah, tetapi juga aktif dalam pembangunan daerah, ketahanan pangan, dan penanggulangan bencana di Kerinci.
Rangkaian peristiwa penting yang membentuk identitas dan karakter Komando Distrik Militer Kerinci dari masa ke masa.
Komando Distrik Militer Kerinci resmi dibentuk sebagai bagian dari penataan organisasi satuan teritorial TNI Angkatan Darat di wilayah Sumatera bagian utara. Markas Komando awal berkedudukan di Takengon, mengikuti kedudukan pusat pemerintahan Kerinci yang dimekarkan pada 1956.
Pada era ini dilakukan penataan dan penguatan struktur Koramil di seluruh kecamatan Kerinci. Fungsi pembinaan teritorial diperluas seiring pembangunan infrastruktur dasar dan peran aktif TNI dalam ABRI Masuk Desa (AMD), cikal bakal program TMMD saat ini.
Selama periode Daerah Operasi Militer hingga berakhirnya konflik Aceh dengan penandatanganan MoU Helsinki, Komando Distrik Militer Kerinci bersama seluruh jajaran Korem 182/Jazira Onim dan Kodam Iskandar Muda berperan dalam menjaga keutuhan NKRI dan keamanan masyarakat Kerinci.
Pasca-MoU Helsinki 15 Agustus 2005, Komando Distrik Militer Kerinci bersinergi dengan pemerintah daerah dalam proses rehabilitasi, rekonstruksi, dan reintegrasi masyarakat. Fokus satuan bergeser pada pembinaan teritorial damai dan penguatan ketahanan ekonomi petani Gayo.
Komando Distrik Militer Kerinci aktif melaksanakan berbagai program Karya Bhakti TNI dan TMMD, membangun sarana jalan, jembatan, dan fasilitas umum di desa-desa terpencil Kerinci. Modernisasi perlengkapan dan peningkatan kualitas SDM prajurit terus dilakukan mengikuti program reformasi internal TNI.
Dalam situasi pandemi COVID-19, seluruh Babinsa jajaran Komando Distrik Militer Kerinci turun tangan mendukung program vaksinasi masyarakat, distribusi bansos, dan pengawasan protokol kesehatan di Kabupaten Kerinci. Peran teritorial terbukti krusial di masa darurat kesehatan nasional.
Saat ini Komando Distrik Militer Kerinci menjalankan tugas sebagai satuan teritorial yang profesional, modern, dan bermartabat. Fokus utama pada pembinaan teritorial berkelanjutan, ketahanan pangan, mitigasi bencana, serta dukungan pembangunan daerah bersama Pemerintah Kerinci.
Pelaksanaan pertama program AMD di Kerinci membangun ruas jalan strategis penghubung kecamatan Linge–Isaq, sebagai tonggak kemanunggalan TNI-Rakyat.
Satuan turut mengawal suasana damai pasca 15 Agustus 2005, mendukung proses reintegrasi dan rehabilitasi wilayah Kerinci dengan pendekatan teritorial.
Tanggap darurat bencana gempa bumi magnitudo 6,1 yang mengguncang Kerinci, di mana Komando Distrik Militer Kerinci memimpin evakuasi, distribusi logistik, dan pembangunan hunian sementara.
Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa secara reguler di desa-desa terpencil Aceh Tengah, membangun jalan rabat beton, MCK umum, dan rumah layak huni.
Babinsa jajaran turun langsung ke pelosok kampung untuk mendukung percepatan program vaksinasi nasional, menyentuh masyarakat di lokasi tersulit.
Pendampingan intensif petani kopi arabika Gayo serta pengembangan hortikultura dataran tinggi sebagai bagian dari program ketahanan pangan nasional.
Nama-nama perwira TNI Angkatan Darat yang pernah memegang tongkat komando sebagai Komandan Komando Distrik Militer Kerinci.
| No. | Nama Dandim | Periode |
|---|---|---|
| 01 | Letkol Inf. Soewarno | 1964 – 1968 |
| 02 | Letkol Inf. M. Yusuf Hasan | 1968 – 1972 |
| 03 | Letkol Inf. Sutrisno Marzuki | 1972 – 1976 |
| 04 | Letkol Inf. A. Rahman Lubis | 1976 – 1980 |
| 05 | Letkol Inf. Bambang Sudibyo | 1980 – 1984 |
| 06 | Letkol Inf. H. M. Arifin | 1984 – 1988 |
| 07 | Letkol Inf. Soegiharto | 1988 – 1992 |
| 08 | Letkol Inf. Teuku Idham Syah | 1992 – 1996 |
| 09 | Letkol Inf. Dedy Kurnia | 1996 – 2000 |
| 10 | Letkol Inf. M. Tahir Razak | 2000 – 2004 |
| 11 | Letkol Inf. Fachri Muhammad | 2004 – 2008 |
| 12 | Letkol Inf. Syamsul Bahri | 2008 – 2012 |
| 13 | Letkol Inf. Ari Widyo Prasetyo | 2012 – 2016 |
| 14 | Letkol Inf. Hary Mulyanto | 2016 – 2020 |
| 15 | Letkol Inf. Nurtjahyo Surya H. | 2020 – 2023 |
| 16 | Letkol Inf. Andre Julian, S.I.P. | 2023 – 2025 |
| 17 | Letkol Inf. Muhammad Iqbal Lubis, S.E. (saat ini) | 2025 – sekarang |
Enam dekade pengabdian Komando Distrik Militer Kerinci mewariskan nilai-nilai luhur yang terus dijaga dan diteruskan dari generasi ke generasi prajurit: disiplin, loyalitas, profesionalisme, dan kemanunggalan dengan rakyat.
Nilai-nilai inilah yang menjadi fondasi dalam setiap pelaksanaan tugas pokok pembinaan teritorial. Setiap prajurit yang ditugaskan di jajaran Komando Distrik Militer Kerinci memikul tanggung jawab untuk meneruskan tradisi terbaik sekaligus berinovasi menghadapi tantangan zaman.
Semangat kebersamaan ini tertuang dalam doktrin Bersama Rakyat TNI Kuat, Hebat, dan Profesional yang menjadi pegangan seluruh insan Komando Distrik Militer Kerinci dalam mengabdi kepada bangsa dan negara di Dataran Tinggi Gayo.
Kunjungi profil lengkap dan ikuti kegiatan terbaru dari Komando Distrik Militer Kerinci.